PBNU Dukung RUU Ciptaker Sekaligus Memberikan Catatan: “Jangan Buru-Buru”

Kerjasejahtera.net – Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) mendukung sekaligus memberikan masukan terkait pembahasan RUU Cipta Kerja yang tengah berlangsung di DPR. PBNU memberikan catatan kepada DPR agar pembahasan dilakukan tidak terburu-buru.

PBNU mengatakan bahwa pembahasan RUU itu juga harus melibatkan masyarakat supaya menghasilkan regulasi yang baik.Sehingga DPR perlu mengundang berbagai elemen masyarakat untuk memberikan masukan. 

“DPR jangan memaksakan pembahasan RUU Cipta Kerja selesai dalam waktu dekat karena tidak hanya UMKM yang dibicarakan di situ, tapi multi aspek,” kata Ketua Bidang Ekonomi PBNU Umarsyah dalam keterangan tertulis, Selasa (16/6).

Umarsyah menilai, peraturan perundang-undangan seharusnya adalah hasil kesepakatan sosial. Lanjutnya, salah satu mekanisme yang perlu dilakukan adalah DPR melakukan dialog untuk menerima masukan strategis terkait RUU Ciptaker.

Umarsyah melanjutkan, saat ini konsentrasi masyarakat maupun DPR belum optimal karena masih fokus pada pandemi Covid-19. PBNU, lanjutnya, mengaku siap duduk bersama dengan DPR dan memberikan masukan yang membagun terkait RUU Ciptaker.

“Terlambat sedikit tidak apa-apa, tapi lebih baik hasilnya. Ayo kita duduk bareng, kami siap memberikan input,” kata Umarsyah.

Dia mengatakan, komunikasi intensif antara DPR dan masyarakat maka akan melahirkan undang-undang yang menjawab persoalan masyarakat hingga tingkat akar rumput. Menurutnya, persoalan tersebut bukan masalah baru nmaun merupakan persoalan lama yang berada di tataran UMKM.

Secara pribadi, dia mendukung DPR dan pemerintah dalam menyelesaikan RUU tersebut. Produk hukum itu saat ini masih dibahas Badan Legislasi (Baleg) DPR. Tujuan RUU itu menyederhanakan UU dan peraturan guna menggenjot perekonomian sehingga bisa menumbuhkan investasi sehingga menyerap tenaga kerja.

Kendati, penolakan terhadap RUU tersebut sempat muncul dari berbagai pihak. Saat ini, legislatif dan eksekutif sepakat mencoret isu ketenagakerjaan dari RUU itu namun pasal-pasal lain tetap dilanjutkan pembahasannya oleh DPR

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram